Friday Mar 12

music is my passion. feeling it, hearing it, and making it.

music is my passion. feeling it, hearing it, and making it.

Youthspeak : Song & Lyrics Competition

Posted by: Widi Asmoro in Untagged  on

Widi Asmoro
http://bit.ly/YouthSpeak


 

Song lyrics and music contest ( Extended to Nov. 19 )

* The competition is open for Indonesian citizen who attend senior high school.
* Groups of three or more musicians are encouraged to participate.
* A group may consist of students from the same school or from different schools.
* Each band must perform two cover songs and one original song in 20 minutes.
* Register your band online by writing to youthspeakcontest@gmail.co
m. Send your original song as an attachment, including the lyrics. Or you can send your music on CD to youthspeak Fun Day (song lyrics) at Jl. Palmerah Barat 142-143 Jakarta 10270. The registration deadline is November 14 at 11.59 p.m.
* The demo tape should be in MP3 format (128 kbps) and recorded in home recording system.
* Only a selection of participants will perform on stage.
* Participants are allowed to bring their own instruments.
* All other instruments and props will be provided by the event organizers.
* The CD and MP3 recordings received will belong to the event organizers and will not be sold, duplicated or distributed without the consent of the owners.

Registration Form http://www.thejakartapost .com/files/ysfd/form.doc


Ello & Astrid Disakiti Karena Dusta Diatas Cinta

Posted by: Widi Asmoro in Untagged  on

Widi Asmoro

 

Di album Realistis/Idealis milik Ello ada satu lagu terselip suara biduan. Coba dengarkan lagu berjudul Dusta Diatas Cinta yang dibawakan Ello dan Astrid. Lagu ini memang tidak menjadi lagu unggulan untuk album kedua Ello, namun sebenernya lagu ini punya hook yang lumayan catchy. Simak deh liriknya:

 

Cukup sudah semua //  Hentikan saja // Semua // Lelah hati menanti // Dan trus tersakiti //
Karna dusta di atas cinta

 

Asik kan? Seperti yang diutarakan Ello kepada Rollingstone Indonesia, ia membawakan lagu ini dengan Astrid karena ia mendapatkan karakter depresif yang pas lewat vokal Astrid. Lagu yang ditulis DJ Tius ini awalnya bukan diset untuk lagu duet. “Ketika gue nyanyi sendiri, kok gue kayaknya cuma teriak-teriak doang ya?” paparnya yang kemudian ia memutuskan untuk mengajak Astrid agar lagu ini terdengar lebih manis.

 

Suka dengan lagu ini? Request aja di radio kesayangan kamu atau dapatkan ringbacktone nya sekarang:

 

 

Ello feat Astrid – Dusta Diatas Cinta

http://widiasmoro.web.id/astridmusics/ellofeat.astrid-dustadiatascinta.mp3

 

Telkomsel : RING ON 0113366 sms ke 1212
Indosat : SET ELLO4 sms ke 808
XL : ELLO4 sms ke 1818
Flexi : RING ON 0113366 sms ke 1212
Esia : RING 0113366 sms ke 888
3 : RBT 0113366 sms ke 1212

 


 

For Booking Contact Astrid, please call ArchAngel Management: David Silvanus [08161400890/ 08129431890] & Dion [08568080891]


Astrid Siapkan Album Kedua

Posted by: Widi Asmoro in Untagged  on

Widi Asmoro

 

Pelantun tembang Jadikan Aku Yang Kedua kini tengah mempersiapkan peluncuran album keduanya. Astrid, begitu dara ini dikenal, lagi sibuk-sibuknya memilih single yang bakal dijagokannya. "Album ini bercerita tentang transformasi aku ke proses pendewasaan," papar Astrid singkat ketika ditanya tentang album keduanya.

Astrid yang sempat dikenal sebagai Ratu Cahaya sudah banyak membukukan kesuksesan. Pernah menjadi nominasi diajang IKON AWARD, Astrid juga pernah terlibat dalam album remake Badai Pasti Berlalu lewat tembang Merpati Putih. Selain itu, karakter vokalnya yang unik mendapat tempat tersendiri bagi komposer Yovie Widianto yang memberinya lagu Tak 100%.

Saat ditemui disela-sela pemotretan album keduanya, Astrid belum bisa memberikan tanggal pastinya album keduanya akan dirilis. "Itu tergantung dari pihak Sony Music," katanya. Yang pasti, Astrid berjanji album ini akan memberikan warna yang lebih ceria dibandingkan album debutnya yang cenderung dark dan minor. Uhm, seperti apa yah jadi penasaran.




Eren, tandem duet Dody di Kangen Band akan segera merilis album solo. Album ini diberi judul 'Perubahan' dan akan berisikan 8 buah lagu. Ini adalah album solo kedua buat Eren yang sebelumnya telah merilis album bertema religi.

Di album ini, Eren akan berduet dengan Romi yang merupakan jebolan Akademi Fantasi Indosiar. Lagu-lagunya ditulis oleh antara lain Apoy "Wali", Dodhy "Kangen", Andhika "Kangen" dan Adi "Tarzan Boyz". Sebagai Music Director dan Arranger album ini adalah musisi kawakan Andy Bayou.

Secara keseluruhan, album ini aransemennya akan mengingatkan nuansa kejayaan Nike Ardilla namun dengan musik modern tentunya. Single gacoannya adalah "Tak Kan Pisah".



Apakah kamu termasuk orang yang bosen dengerin lagu menyek-menyek yang lagi booming saat ini? Nah, cobalah dengarkan Marche La Void band asal Jakarta yang mengusung irama shoegaze nan membuai. Lagu-lagunya akan membuat perenungan mendalam akan makna hidup semakin terasa. Petikan-petikan gitar Mogwai berbalut asap nikotin akan mengantar kamu ke depan pintu gerbang arti sejati anak manusia.

Marche La Void adalah band base-camp Jakarta yang dimotori oleh Wahyu yang punya hobi menggoda kunti penghuni pohon depan rumahnya yang dalam band instrumental ini Wahyu bertanggung jawab atas lirik-lirik lagu dan juga keutuhan dawai-dawai gitar. Selain itu ada Irwan yang punya pengalaman spiritual mendalam bersama Kashmir dan Nirvana bertanggung jawab atas aransemen dari kebanyakan lagu yang ia temukan saat bermain gitar. Supaya semakin sumringah, Gerrid ikut memeriahkan band ini dengan memainkan senar-senar gitar. Penggemar nada-nada mendalam, Surya, menjadi bassist dari grup ini. Dan terakhir ada Dape penggemar Mono yang punya hobi menekan-nekan tuts keyboard ketika band ini sedang berada diatas panggung.

Salah satu lagunya berjudul 'Mengheningkan Cipta' adalah satu dari sekian track yang amat ditunggu-tunggu penampilan livenya Marche La Void. Wahyu menjelaskan alasan memilih shoegaze sebagai genre yang diusung, ia hanya menjawab singkat, "Sesuai sama mood gue."

Bermusik memang harus diawali dari dalam hati. Kalau loe suka yah lanjutkan.

Marche La Void saat ini sedang serius merekam karya-karyanya. Proses rekaman dibantu oleh engineer handal jebolah Seattle yang pernah menangani Sore dan Efek Rumah Kaca, J. Vanco.  Karya-karya Marche La Void segera dirilis dalam sebuah EP yang rencananya mulai dipasarkan tengah tahun ini.

Dengarkan 'Mengheningkan Cipta', disini: http://www.widiasmoro.web.id/files/marchelavoid-mengheningkancipta(live).rar



Penggemar musik akan semakin dimanja dengan rilisnya album ketiga Numata. Album yang bertajuk 3=1 akan menjagokan single 'Begini Begitu' yang liriknya ditulis Inu dan Mhala. Lagu ini bercerita tentang pasangan yang punya ketidak-cocokan satu sama lain, mau apa-apa mesti mikir ini itu, yang satu maunya begini satunya lagi begitu. Lagu ini punya benang merah dengan lagu di album sebelumnya, Raja Jatuh Cinta.

Bagi Inu, dengan dirilisnya album ketiga Numata ini merupakan pembuktian totalitas mereka dalam bermusik. "Gue mau nunjukkin kalo gue gak cuman ikut-ikutan," papar Inu tegas. Album ini berbeda dari album-album sebelumnya dengan menonjolkan live instrumen dan meninggalkan looping-looping yang kerap dipakai pada album terdahulu.

Numata adalah trio yang terdiri dari Inu, Mhala dan Tantra. Ketiganya adalah anak kandung Tetty Kadi, biduan lagendaris Indonesia.

 

 

DOWLOAD RBT NUMATA 'BEGINI BEGITU'...
#XL rbt : ketik 10116959 kirim ke 1818
#Telkomsel / Simpati / As : Ketik Ring On 0113575 kirim ke 1212
#Indosat : Ketik SET 0615993 kirim ke 808



Live Nation, yang tahun lalu berhasil mengikat Madonna dan Jay-Z dalam kesepakatan 'all-in' dari penjualan album hingga pendapatan manggung, gagal meraih target di kwartal pertama.

Seperti yang dikutip dari Billboard.biz, Live Nation mengalami kerugian sekitar $102,7 juta. Kerugian ini disebabkan karena menurunnya jumlah pengunjung konser di daerah utara Amerika yang mana daerah ini merupakan pasar potensial untuk usaha mereka.

Meskipun mengalami kegagalan, Live Nation tetap optimis dapat merangkul pangsa pasar yang lebih besar. "Kami sedang mencoba untuk mempromosikan 'low-cost' tiket kepada fans di masa-masa ekonomi sulit saat ini," tandas Michael Rapino, CEO Live Nation.

Bidang usaha Live Nation adalah membuat konser-konser besar di seluruh dunia. Tiap tahunnya memproduksi sekitar 22,000 konser untuk 1,600 artis di 33 negara. Perusahaan yang bermarkas di California ini juga terdaftar dalam New York Stock Exchange dengan simbol LYV.



Ditinggal personilnya, T-Five tetap mencoba eksis di blantika musik. Lewat album baru dan label rekaman baru, band bergenre RnB dan pernah mendapat penghargaan MTV Awards di tahun 2002, tampil percaya diri lewat single 'Mendua'.

"Ini album yang paling pantas mengobati kerinduan para T-Fivers," seru Paul (Vokal-Tenor) mengomentari rilisan barunya. Band yang sudah punya 4 album ini memang sudah mumpuni di bidang RnB Tanah Air. Terbukti dari banyaknya award yang telah mereka kantongi.

Ketika ditanya apakah ada keinginan Paul untuk bersolo karir, dia menjawab, "Gue merasa punya kewajiban tersendiri untuk terus eksis bersama T-Five."




Arriss Aprillio, gitaris Band asal Jakarta Sunday At Twelve menggelar pameran bersama empat orang seniman gambar: Eric Wirjanata, Lala Bohang, Dmaz Brodjonegoro dan Moreza. Mereka unjuk diri lewat pameran yang pertajuk Space Killer Vol. 1. yang bertempat di That's Life Coffee, Gunawarman, Jakarta.

Saat ditemui dipamerannya Arriss beranggapan pameran semacam ini perlu guna tukar pikiran dan mendapat masukan dari orang-orang yang menikmati karya-karyanya. Ariss yang memamerkan karya sebuah naga dan juga mermaid menggunakan media charcoal untuk menggambarnya.

Di minggu sebelumnya, front man The Upstairs, Jimmi Multhazam juga mengadakan pameran karyanya di Ruang Rupa - Tebet. Meskipun mereka-mereka ini besar di musik rupanya mereka ini juga punya bakat di seni rupa dan seni gambar. Betapa kreatifnya mereka.

Untuk melihat karya-karya Ariss silahkan berkunjung ke That's Life Coffee di Jl. Gunawarman No. 24 Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Pameran akan berlangsung hingga tanggal 18 Mei 2009.


Seakan nggak 'pede' memakai nama sendiri, empat musisi tenar ibukota ini kompakan mengganti nama. Pongky mengganti namanya menjadi Wega, Baim menjadi Bebe, Nugie menjadi Embot dan Ariyo Wahab menjadi Riyo. Ini terjadi bukan lantaran mereka berempat gabung dalam satu sinetron, melainkan kompak gabung membentuk satu band.

Mereka bergabung dalam sebuah band bernama The Dance Company. Katanya band ini dibentuk atas dasar fun karena mereka yakin esensi musik sebenernya adalah fun dan jujur. Disini Pongki alias Wega akan menjadi basis dan Nugie alias Embot akan menggebuk drum. Sedangkan Baim alias Bebe tetap setia pada gitar seperti juga Ariyo atau Riyo yang akan tetap bernyanyi.

Entah genre seperti apa yang akan mereka usung, yang jelas debut albumnya akan dirilis oleh Nagaswara Records dalam waktu dekat dengan mengandalkan single unggulan berjudul 'Papa Rock n Roll'. Oh iya.. nanti pas launching album jangan lupa syukuran bubur merah putih nya yah!

Login

            Forgot login? | Register

Shopping Cart

Your cart is empty
Banner

More Info

BUZ(surabaya)


ILLIYEN (surabaya)

KASAN(jakarta)
Banner
Banner
Share on facebook

Events

Tours

No current events.

Banner
Banner
Banner
Banner