Tak Merasa Dirugikan Pembajakan
Grup debutan baru di blantika musik tanah air, Numberone, mengaku belum terlalu dirugikan oleh adanya tindak pembajakan musik melalui Internet di Indonesia. Menurut Yuke Sampurna, personil Dewa 19 yang menjadi motor grup ini, yang paling dirugikan adalah grup-grup musik besar yang telah eksis. Sebaliknya, mereka malah merasa diuntungkan. Lho, kok bisa?
"Kalau buat band baru seperti Numberone itu bukan suatu kerugian, buat saya itu salah satu promo. Beda dengan band-band yang sudah lama berkiprah di dunia musik seperti Dewa 19, mereka sudah tidak butuh promosi. Dengan adanya media ini ya salah satunya bentuk promosinya itu. Kalau makin banyak yang bajak berarti makin banyak yang seneng dong, udah ketahuan berapa banyak downloadernya," papar Yuke.
J-Rocks Remake Madu dan Racun
Eksistensi J-Rocks dalam percaturan musik tanah air memang sudah teruji. Dan kini, band yang dimotori oleh Iman itu sedang giat menggarap single terbaru mereka yang uniknya diadaptasi dari track lawas Arie Wibowo dari grup Bill & Brod, Madu dan Racun. "Lagi buat single baru, judulnya Bingung. Ini sebenarnya lagu lawas yang judulnya Madu dan Racun," ujar Iman sang vokalis.
Iman lantas menuturkan, jika single ini bukanlah termasuk ke dalam proyek album baru J-Rocks. "Oh nggak, ini J–Rock dikasih tantangan sama Aquarius dalam rangka 40 tahun Aquarius, yang nantinya akan masuk album kompilasi 40 tahun Aquarius," terangnya. "Tantangannya lagu jadul itu sudah punya aransemen yang kuat, kami tinggal memberikan unsur modernnya ala J-Rocks. Kami dengerin lagunya dan tinggal naikkan soulnya saja," imbuh Iman.(net)
Warteg Boys Terinspirasi Tukang Ojek
Berawal dari sebuah keakraban bersama tukang ojek, Trio DJ Bongs, Agus 'Jokaw' dan Ari 'The Gundals', mendapat inspirasi untuk menulis lagu yang diberi judul Okelah Kalau Begitu. Tukang ojek? Ya, seorang tukang ojek memberikan inspirasi kepada DJ Bongs saat meminta dibuatkan lagu rap. “Wajahnya mengingatkan saya sama Xi, film God Must Be Crazy. Mirip,” selorohnya.
Sejak sehari bersama tukang ojek yang berasal dari Tegal inilah, trio DJ Bongs, Agus, dan Ari mendapat inspirasi untuk membuat lagu Okelah Kalau Begitu. DJ Bongs mengatakan, lagu tersebut sebenarnya telah ada sejak empat tahun lalu. “Lagu ini juga pernah menjadi salah satu lagu untuk film D’Bijis,” tukas Bongs. Tapi, untuk masuk ke dapur rekaman sudah pasti ada perbaikan dalam lagu tersebut. Bahkan, lagu ini juga pernah menjadi jingle salah satu provider seluler buat iklan.













